Senin, 18 Juni 2018

Cara Menanam Tomat Dengan Hidroponik


Cara Menanam Tomat Dengan Hidroponik


Metode menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa berkembang di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, malah untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilaksanakan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yaitu pada media yang diaplikasikannya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, namun sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi bila tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat ialah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang benar-benar cocok untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada metode menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang diberi gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut bisa menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya seandainya Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai mengerjakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit sekiranya sudah tampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit bila sudah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

apabila bibit telah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna supaya tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan menerapkan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari segera agar tidak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk persoalan perawatan, penyiraman dapat dikerjakan secara terencana minimal dua kali sehari, merupakan pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan dikala melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tetapi diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap-tiap 2 minggu sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan sebab akan berimbas buruk bagi kualitas buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar