Kamis, 28 Juni 2018

Cara Tanam Tomat Ala Jepang


Cara Tanam Tomat Ala Jepang


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilaksanakan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang digunakannya.

Tomat pun ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Meski dalam skala yang berbeda, namun cara menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jika tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang sungguh-sungguh layak untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada metode menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat merupakan salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada baiknya bila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai menjalankan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit jika telah nampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit jika sudah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

kalau benih sudah siap tanam, maka Anda bisa memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari seketika supaya tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk keadaan sulit perawatan, penyiraman dapat dikerjakan secara terpola minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan ketika mengerjakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, melainkan diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat mengerjakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan sebab akan berimbas buruk bagi mutu buah tomat yang diciptakan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar