Minggu, 12 Agustus 2018

Cara Budidaya Tomat Dengan Hidroponik


Cara Budidaya Tomat Dengan Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, malah untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dijalankan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya ialah pada media yang dipakainya.

Tomat pun ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tetapi sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi seandainya tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat yakni salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang betul-betul pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang diberi nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya seandainya Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai menjalankan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih bila sudah kelihatan kecambahnya dan pisahkanlah benih bila sudah berukuran kaprah-kira 3cm.

Tahap Penanaman

jika benih telah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menerapkan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari segera supaya tidak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk situasi sulit perawatan, penyiraman bisa dijalankan secara terencana minimal dua kali sehari, adalah pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan dikala melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat mengerjakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi mutu buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan acuan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar