Senin, 27 Agustus 2018

Cara Budidaya Tomat Ranti


Cara Budidaya Tomat Ranti


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya ialah pada media yang diaplikasikannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan bahkan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, namun sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jikalau tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang sangat pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat hal yang demikian bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada baiknya apabila Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai menjalankan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jikalau telah nampak kecambahnya dan pisahkanlah benih seandainya sudah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

apabila benih telah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna supaya tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya sang surya segera supaya tak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk persoalan perawatan, penyiraman bisa dilaksanakan secara terjadwal minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada petang hari. Dianjurkan untuk tak berlebihan ketika mengerjakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, tetapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat menjalankan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berakibat buruk bagi mutu buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan rujukan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar