Jumat, 03 Agustus 2018

Cara Menanam Tomat Menggunakan Hidroponik


Cara Menanam Tomat Menggunakan Hidroponik


Cara menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dijalankan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya adalah pada media yang dipakainya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan malah dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, tapi sistem menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi bila tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Padahal harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang betul-betul layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada metode menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak memakai peran air sebagai media yang diberi gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada baiknya bila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih sekiranya telah nampak kecambahnya dan pisahkanlah benih seandainya telah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

kalau benih telah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya sang surya segera supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk dilema perawatan, penyiraman bisa dilakukan secara terpola minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada petang hari. Disarankan untuk tidak berlebihan ketika melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, namun diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan sebab akan berakibat buruk bagi kwalitas buah tomat yang diciptakan.

Sebagai tambahan rujukan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar