Rabu, 01 Agustus 2018

Cara Tanam Tomat Secara Hidroponik


Cara Tanam Tomat Secara Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilaksanakan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang dipakainya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Walaupun dalam skala yang berbeda, melainkan metode menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang merupakan salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jikalau tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang amat pantas untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam meski untuk media tanam hidroponik lebih banyak memakai peran air sebagai media yang diberi nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada bagusnya sekiranya Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melakukan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit apabila sudah menonjol kecambahnya dan pisahkanlah benih seandainya sudah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

jikalau bibit telah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara berkala pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari lantas agar tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk dilema perawatan, penyiraman dapat dilaksanakan secara terprogram minimal dua kali sehari, adalah pada pagi hari dan pada petang hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan dikala menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, tetapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan setiap 2 minggu sekali.

Anda juga bisa menjalankan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi mutu buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar