Senin, 24 September 2018

Cara Menanam Tomat Hidroponik Dengan Botol Bekas


Cara Menanam Tomat Hidroponik Dengan Botol Bekas


Cara menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilakukan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang dipakainya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tetapi cara menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi bila tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat ialah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Padahal harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang sangat pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak menggunakan peran air sebagai media yang diberikan gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya kalau Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melaksanakan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih seandainya telah nampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit jika sudah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

seandainya benih telah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak sempurna supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menerapkan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari segera agar tak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk persoalan perawatan, penyiraman bisa dilaksanakan secara terpola minimal dua kali sehari, ialah pada pagi hari dan pada petang hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan saat melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk seketika ke tanaman, namun diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan setiap 2 minggu sekali.

Anda juga bisa mengerjakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan sebab akan berdampak buruk bagi kwalitas buah tomat yang diwujudkan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar