Senin, 22 Oktober 2018

Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem Sumbu


Cara Menanam Tomat Hidroponik Sistem Sumbu


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa berkembang di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang digunakannya.

Tomat pun ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tapi sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang merupakan salah satu kepuasan tersendiri, apalagi seandainya tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat ialah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, namun iklim Indonesia yang memang benar-benar layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menggunakan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya jikalau Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melaksanakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih sekiranya sudah tampak kecambahnya dan pisahkanlah benih kalau sudah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

jika bibit sudah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan bibit pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari langsung supaya tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk situasi sulit perawatan, penyiraman bisa dilakukan secara terprogram minimal dua kali sehari, ialah pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tidak berlebihan saat melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk seketika ke tanaman, melainkan dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa mengerjakan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan sebab akan berimbas buruk bagi kualitas buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar