Rabu, 31 Oktober 2018

Cara Menanam Tomat Secara Vertikultur


Cara Menanam Tomat Secara Vertikultur


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malah untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilakukan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya adalah pada media yang digunakannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan bahkan dalam skala besar di Indonesia. Walaupun dalam skala yang berbeda, namun sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi kalau tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Padahal harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang sangat cocok untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada bagusnya jika Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit jika sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah bibit jikalau sudah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

jika benih sudah siap tanam, maka Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terprogram pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya seketika supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk dilema perawatan, penyiraman bisa dijalankan secara terstruktur minimal dua kali sehari, merupakan pada pagi hari dan pada petang hari. Disarankan untuk tak berlebihan saat menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat mengerjakan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan karena akan berakibat buruk bagi mutu buah tomat yang diwujudkan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar