Jumat, 19 Oktober 2018

Cara Menanam Tomat Tanpa Pupuk


Cara Menanam Tomat Tanpa Pupuk


Metode menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang digunakannya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, tapi cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yakni salah satu kepuasan tersendiri, apalagi kalau tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat merupakan salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang betul-betul pantas untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak menggunakan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut bisa menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya bila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih seandainya sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah bibit bila telah berukuran kaprah-kira 3cm.

Tahap Penanaman

apabila bibit telah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak total agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari seketika agar tidak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk masalah perawatan, penyiraman bisa dilaksanakan secara terprogram minimal dua kali sehari, ialah pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan saat menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, namun diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melakukan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan karena akan berpengaruh buruk bagi mutu buah tomat yang diwujudkan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar