Jumat, 12 Oktober 2018

Cara Penanaman Tomat Fertigasi


Cara Penanaman Tomat Fertigasi


Cara menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilakukan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang dipakainya.

Tomat pun ditanam dalam skala kecil, menengah dan bahkan dalam skala besar di Indonesia. Sedangkan dalam skala yang berbeda, namun cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yakni salah satu kepuasan tersendiri, apalagi apabila tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Padahal harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang sungguh-sungguh layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak memakai peran air sebagai media yang diberikan gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yakni salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya seandainya Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jika telah kelihatan kecambahnya dan pisahkanlah benih jika telah berukuran kaprah-kira 3cm.

Tahap Penanaman

bila benih telah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya langsung agar tak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk situasi sulit perawatan, penyiraman dapat dilakukan secara terprogram minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tidak berlebihan ketika mengerjakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, melainkan dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat menjalankan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan sebab akan berimbas buruk bagi mutu buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar