Rabu, 21 November 2018

Cara Menanam Tomat Rempai


Cara Menanam Tomat Rempai


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yaitu pada media yang digunakannya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, namun cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang merupakan salah satu kepuasan tersendiri, apalagi apabila tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang betul-betul sesuai untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak menggunakan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menggunakan peran air sebagai media yang diberikan gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut bisa menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yakni salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada bagusnya sekiranya Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai mengerjakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jika sudah tampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit apabila telah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

bila benih sudah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terprogram pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari seketika agar tak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk masalah perawatan, penyiraman dapat dikerjakan secara terstruktur minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada petang hari. Dianjurkan untuk tidak berlebihan saat menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, melainkan dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan tiap 2 minggu sekali.

Anda juga dapat menjalankan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan sebab akan berdampak buruk bagi mutu buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar