Jumat, 16 November 2018

Cara Tanam Tomat Sistem Hidroponik


Cara Tanam Tomat Sistem Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dijalankan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang diaplikasikannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan bahkan dalam skala besar di Indonesia. Walaupun dalam skala yang berbeda, namun sistem menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang merupakan salah satu kepuasan tersendiri, apalagi bila tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yakni salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang betul-betul pantas untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat merupakan salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada bagusnya apabila Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai mengerjakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit bila telah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah benih jika sudah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

sekiranya benih sudah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara berkala pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari lantas supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk keadaan sulit perawatan, penyiraman bisa dilakukan secara terjadwal minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada petang hari. Disarankan untuk tidak berlebihan dikala melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, namun dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan setiap 2 minggu sekali.

Anda juga bisa melakukan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi kwalitas buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar