Minggu, 16 Desember 2018

Cara Budidaya Tanaman Tomat Secara Hidroponik


Cara Budidaya Tanaman Tomat Secara Hidroponik


Metode menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa berkembang di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dikerjakan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yaitu pada media yang digunakannya.

Tomat pun ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tapi cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi kalau tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat merupakan salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Meski harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang benar-benar cocok untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya jika Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melaksanakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih apabila sudah menonjol kecambahnya dan pisahkanlah benih bila sudah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

kalau bibit telah siap tanam, maka Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari lantas supaya tidak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk permasalahan perawatan, penyiraman dapat dijalankan secara terjadwal minimal dua kali sehari, merupakan pada pagi hari dan pada petang hari. Dianjurkan untuk tidak berlebihan ketika melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tapi diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan sebab akan berpengaruh buruk bagi mutu buah tomat yang diciptakan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar