Rabu, 12 Desember 2018

Cara Budidaya Tomat Dengan Hidroponik


Cara Budidaya Tomat Dengan Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang digunakannya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tetapi cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jikalau tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yakni salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang benar-benar pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada bagusnya bila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jika sudah nampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit jikalau telah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

bila benih sudah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya sang surya seketika supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk masalah perawatan, penyiraman bisa dijalankan secara terjadwal minimal dua kali sehari, merupakan pada pagi hari dan pada petang hari. Dianjurkan untuk tidak berlebihan dikala menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk seketika ke tanaman, melainkan diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa melakukan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan karena akan berpengaruh buruk bagi kwalitas buah tomat yang dibuat.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar