Kamis, 13 Desember 2018

Cara Budidaya Tomat Secara Hidroponik


Cara Budidaya Tomat Secara Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa berkembang di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dijalankan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang diaplikasikannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan bahkan dalam skala besar di Indonesia. Walaupun dalam skala yang berbeda, tapi sistem menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jika tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, namun iklim Indonesia yang memang betul-betul cocok untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada metode menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak memakai peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus supaya budidaya hidroponik tomat hal yang demikian bisa menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada baiknya kalau Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit jika telah tampak kecambahnya dan pisahkanlah benih kalau telah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

kalau benih sudah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan bibit pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak total supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menerapkan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari seketika supaya tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk problem perawatan, penyiraman dapat dijalankan secara terencana minimal dua kali sehari, ialah pada pagi hari dan pada petang hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan dikala melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tapi diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa mengerjakan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi kualitas buah tomat yang diwujudkan.

Sebagai tambahan acuan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar