Selasa, 25 Desember 2018

Cara Menanam Tomat Dengan Pot Terbalik


Cara Menanam Tomat Dengan Pot Terbalik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilakukan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang dipakainya.

Tomat pun ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tapi cara menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang merupakan salah satu kepuasan tersendiri, apalagi kalau tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat ialah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang amat pantas untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang diberi nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya sekiranya Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai mengerjakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih apabila sudah nampak kecambahnya dan pisahkanlah benih bila sudah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

apabila bibit sudah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak total agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari lantas supaya tidak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk persoalan perawatan, penyiraman dapat dilakukan secara terjadwal minimal dua kali sehari, merupakan pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan saat melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, namun dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi kwalitas buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan acuan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar