Selasa, 01 Januari 2019

Cara Penanaman Tomat Hidroponik


Cara Penanaman Tomat Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang digunakannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malah dalam skala besar di Indonesia. Meski dalam skala yang berbeda, tapi metode menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang yakni salah satu kepuasan tersendiri, apalagi bila tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat merupakan salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang benar-benar pantas untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang diberi nutrisi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat merupakan salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya jika Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit sekiranya sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah bibit seandainya sudah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

sekiranya benih telah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak total supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terstruktur pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari lantas supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk problem perawatan, penyiraman dapat dilaksanakan secara terstruktur minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada petang hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan saat mengerjakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, melainkan diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melakukan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan sebab akan berpengaruh buruk bagi mutu buah tomat yang dibuat.

Sebagai tambahan rujukan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar