Senin, 14 Januari 2019

Cara Tanam Tomat Secara Hidroponik


Cara Tanam Tomat Secara Hidroponik


Metode menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa tumbuh di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malah untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang digunakannya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Walaupun dalam skala yang berbeda, melainkan sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yakni salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jika tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang betul-betul pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam meski untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada baiknya jika Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melaksanakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit sekiranya sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah benih seandainya telah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

kalau benih sudah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya sang surya segera supaya tak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk permasalahan perawatan, penyiraman dapat dilakukan secara berkala minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada petang hari. Disarankan untuk tak berlebihan dikala menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, tetapi diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap 2 minggu sekali.

Anda juga dapat menjalankan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan karena akan berpengaruh buruk bagi kwalitas buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan acuan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar