Senin, 18 Februari 2019

Cara Budidaya Tomat Secara Hidroponik


Cara Budidaya Tomat Secara Hidroponik


Metode menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilakukan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang dipakainya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, namun metode menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi seandainya tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang amat layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada metode menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam meskipun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada baiknya bila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai mengerjakan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit kalau sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah benih kalau telah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

seandainya benih sudah siap tanam, maka Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak total supaya tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terstruktur pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari langsung agar tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk permasalahan perawatan, penyiraman dapat dilakukan secara terstruktur minimal dua kali sehari, merupakan pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan ketika melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, tapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, melainkan jangan berlebihan karena akan berakibat buruk bagi kwalitas buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan referensi terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar