Jumat, 22 Februari 2019

Cara Menanam Tomat Menggunakan Mulsa


Cara Menanam Tomat Menggunakan Mulsa


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dijalankan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan cara tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yaitu pada media yang dipakainya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malah dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, tetapi sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jika tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang sungguh-sungguh layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menggunakan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih nutrisi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut bisa menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada baiknya kalau Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jikalau telah menonjol kecambahnya dan pisahkanlah bibit jikalau telah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

sekiranya bibit sudah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya langsung supaya tidak kencang layu.

Tahap Perawatan

Untuk situasi sulit perawatan, penyiraman bisa dikerjakan secara terencana minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan dikala mengerjakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk segera ke tanaman, namun diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melakukan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, melainkan jangan berlebihan sebab akan berakibat buruk bagi mutu buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan rujukan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar