Jumat, 15 Februari 2019

Cara Menanam Tomat Secara Hidroponik


Cara Menanam Tomat Secara Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya adalah pada media yang digunakannya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Sedangkan dalam skala yang berbeda, tapi cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi kalau tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Meski harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang benar-benar cocok untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam meski untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat ialah salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya apabila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melaksanakan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih sekiranya telah kelihatan kecambahnya dan pisahkanlah bibit jika telah berukuran kaprah-kira 3cm.

Tahap Penanaman

jika benih telah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak total agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari segera agar tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk problem perawatan, penyiraman bisa dijalankan secara terencana minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada petang hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan saat melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, tetapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berimbas buruk bagi kwalitas buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan acuan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar