Sabtu, 02 Maret 2019

Cara Budidaya Tanaman Tomat Secara Hidroponik


Cara Budidaya Tanaman Tomat Secara Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilaksanakan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya ialah pada media yang diaplikasikannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan bahkan dalam skala besar di Indonesia. Walaupun dalam skala yang berbeda, melainkan sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jikalau tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, namun iklim Indonesia yang memang betul-betul layak untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang diberi nutrisi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat merupakan salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya seandainya Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih seandainya sudah tampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit jika telah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

jika bibit sudah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna supaya tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari segera agar tidak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk masalah perawatan, penyiraman bisa dikerjakan secara terprogram minimal dua kali sehari, adalah pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tidak berlebihan dikala melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, melainkan diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, melainkan jangan berlebihan sebab akan berdampak buruk bagi kualitas buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan rujukan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan cara menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar