Minggu, 31 Maret 2019

Cara Menanam Tomat Cherry Secara Hidroponik


Cara Menanam Tomat Cherry Secara Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya adalah pada media yang diaplikasikannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malah dalam skala besar di Indonesia. Meski dalam skala yang berbeda, tetapi metode menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yakni salah satu kepuasan tersendiri, apalagi sekiranya tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang betul-betul sesuai untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam meskipun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menggunakan peran air sebagai media yang diberikan gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada baiknya sekiranya Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai mengerjakan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit kalau sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah benih seandainya telah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

bila benih telah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari langsung supaya tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk persoalan perawatan, penyiraman bisa dijalankan secara terpola minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada petang hari. Disarankan untuk tidak berlebihan saat mengerjakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tetapi diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilaksanakan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa menjalankan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berimbas buruk bagi mutu buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar