Selasa, 12 Maret 2019

Cara Menanam Tomat Dengan Pot Terbalik


Cara Menanam Tomat Dengan Pot Terbalik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malah untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dijalankan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya ialah pada media yang dipakainya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, namun cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi sekiranya tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang benar-benar pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak menggunakan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang diberikan nutrisi khusus supaya budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada bagusnya jika Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai menjalankan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jika sudah nampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit jika sudah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

seandainya bibit telah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terpola pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya segera agar tak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk permasalahan perawatan, penyiraman bisa dilakukan secara terpola minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada petang hari. Dianjurkan untuk tak berlebihan ketika menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, namun diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan tiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa melaksanakan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi mutu buah tomat yang diciptakan.

Sebagai tambahan rujukan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar