Selasa, 09 April 2019

Cara Budidaya Tomat Rampai


Cara Budidaya Tomat Rampai


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dilakukan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang dipakainya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Sedangkan dalam skala yang berbeda, tetapi metode menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang adalah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi seandainya tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat merupakan salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Sedangkan harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang sungguh-sungguh pantas untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam meski untuk media tanam hidroponik lebih banyak menggunakan peran air sebagai media yang diberikan gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat merupakan salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya bila Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melaksanakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit sekiranya sudah menonjol kecambahnya dan pisahkanlah benih seandainya telah berukuran kaprah-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

jika benih telah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna supaya tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya segera agar tak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk permasalahan perawatan, penyiraman dapat dikerjakan secara terstruktur minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada petang hari. Direkomendasikan untuk tidak berlebihan saat menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, namun diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan tiap-tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melakukan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi kualitas buah tomat yang dibuat.

Sebagai tambahan rujukan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar