Sabtu, 27 April 2019

Cara Menanam Tomat Dengan Metode Hidroponik


Cara Menanam Tomat Dengan Metode Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat tumbuh di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, malah untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat dapat dijalankan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yaitu pada media yang digunakannya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan pun dalam skala besar di Indonesia. Meski dalam skala yang berbeda, namun cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yaitu salah satu kepuasan tersendiri, apalagi seandainya tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang betul-betul layak untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada metode menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam meskipun untuk media tanam hidroponik lebih banyak memakai peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Cara Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya apabila Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai menjalankan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih bila sudah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah bibit seandainya telah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

seandainya bibit sudah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan bibit pada media tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara berkala pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya seketika supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk situasi sulit perawatan, penyiraman dapat dijalankan secara terencana minimal dua kali sehari, adalah pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tak berlebihan ketika menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dijalankan tiap 2 minggu sekali.

Anda juga bisa melakukan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan karena akan berimbas buruk bagi kualitas buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan acuan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar