Senin, 22 April 2019

Cara Menanam Tomat Di Hidroponik


Cara Menanam Tomat Di Hidroponik


Cara menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di semua media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, malahan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang diterapkannya.

Tomat malah ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, namun metode menanam tomat konsisten saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yaitu salah satu kepuasan tersendiri, apalagi jikalau tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Walaupun harga tomat di Indonesia naik turun, namun iklim Indonesia yang memang benar-benar pantas untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menerapkan media pupuk kandang yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam meskipun untuk media tanam hidroponik lebih banyak menerapkan peran air sebagai media yang dikasih nutrisi khusus supaya budidaya hidroponik tomat tersebut bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yakni salah satu opsi untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya jikalau Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai melakukan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit seandainya telah tampak kecambahnya dan pisahkanlah benih jika sudah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

bila bibit sudah siap tanam, karenanya Anda bisa memindahkan bibit pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak total supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terprogram pada pagi dan sorea hari dengan memakai air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya matahari segera agar tidak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk masalah perawatan, penyiraman dapat dilakukan secara terprogram minimal dua kali sehari, adalah pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tidak berlebihan saat menjalankan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, tapi diberikan jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan setiap 2 pekan sekali.

Anda juga bisa melakukan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, namun jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi kwalitas buah tomat yang dihasilkan.

Sebagai tambahan rujukan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar