Minggu, 23 Juni 2019

Cara Menanam Tomat Secara Vertikultur


Cara Menanam Tomat Secara Vertikultur


Cara menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak dibudidaya di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat bisa tumbuh di seluruh media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dilakukan dengan sistem Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang digunakannya.

Tomat bahkan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, tapi cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yaitu salah satu kepuasan tersendiri, apalagi apabila tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, namun iklim Indonesia yang memang sangat layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (cara tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam meski untuk media tanam hidroponik lebih banyak memakai peran air sebagai media yang diberikan gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut bisa menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya sekiranya Anda mempersiapkan bibit unggul untuk mulai mengerjakan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih jika telah terlihat kecambahnya dan pisahkanlah bibit seandainya sudah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

bila bibit sudah siap tanam, maka Anda bisa memindahkan bibit pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam keadaan tegak total agar tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk minggu-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya sang surya lantas agar tak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk dilema perawatan, penyiraman dapat dilaksanakan secara terstruktur minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada sore hari. Direkomendasikan untuk tak berlebihan saat melakukan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk lantas ke tanaman, tetapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan tiap-tiap 2 minggu sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, melainkan jangan berlebihan sebab akan berpengaruh buruk bagi kwalitas buah tomat yang dijadikan.

Sebagai tambahan rujukan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar