Minggu, 30 Juni 2019

Cara Menanam Tomat Vertikultur


Cara Menanam Tomat Vertikultur


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dijalankan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang digunakannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malah dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, namun cara menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi beberapa orang yaitu salah satu kepuasan tersendiri, apalagi sekiranya tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat ialah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Padahal harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang sangat layak untuk membudidayakan tomat membuat para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (metode tabulampot) lebih banyak menggunakan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan bibit tomat ditanam sedangkan untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat adalah salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Sistem Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada bagusnya seandainya Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melakukan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih apabila telah nampak kecambahnya dan pisahkanlah benih apabila sudah berukuran kira-kaprah 3cm.

Tahap Penanaman

apabila benih sudah siap tanam, karenanya Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam situasi tegak sempurna supaya tomat tak tumbuh condong atau berat sebelah.

Sesudah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terprogram pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar sang surya lantas supaya tidak pesat layu.

Tahap Perawatan

Untuk dilema perawatan, penyiraman dapat dijalankan secara berkala minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tidak berlebihan saat melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk seketika ke tanaman, tetapi dikasih jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dilakukan tiap-tiap 2 minggu sekali.

Anda juga dapat melaksanakan pembinasaan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan karena akan berakibat buruk bagi kwalitas buah tomat yang dibuat.

Sebagai tambahan rujukan kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook panduan metode menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar