Rabu, 24 Juli 2019

Cara Penanaman Tomat Fertigasi


Cara Penanaman Tomat Fertigasi


Metode menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang maupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pelataran, pun untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan cara Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) ataupun dengan metode tanaman hidroponik, dan yang membedakannya yakni pada media yang diterapkannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malahan dalam skala besar di Indonesia. Padahal dalam skala yang berbeda, melainkan sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang ialah salah satu kepuasan tersendiri, apalagi bila tomat yang ditanam dapat berbuah dengan lebat.

Tomat yaitu salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk pasar Indonesia. Meski harga tomat di Indonesia naik turun, tetapi iklim Indonesia yang memang betul-betul cocok untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada cara menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak memakai media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam walaupun untuk media tanam hidroponik lebih banyak mengaplikasikan peran air sebagai media yang diberi gizi khusus agar budidaya hidroponik tomat tersebut dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu alternatif untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembenihan

Sebelum menanam tomat pada media yang sudah disediakan, ada pantasnya kalau Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai melakukan pembibitan. Jangan lupa juga untuk menyemai bibit apabila sudah nampak kecambahnya dan pisahkanlah bibit jika telah berukuran kaprah-kira 3cm.

Tahap Penanaman

apabila benih telah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terencana pada pagi dan sorea hari dengan mengaplikasikan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-minggu pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari sinar matahari segera supaya tak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk masalah perawatan, penyiraman dapat dilaksanakan secara terencana minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari dan pada sore hari. Dianjurkan untuk tidak berlebihan dikala melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, tapi diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan tiap 2 pekan sekali.

Anda juga dapat melakukan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tapi jangan berlebihan karena akan berdampak buruk bagi kwalitas buah tomat yang diwujudkan.

Sebagai tambahan acuan terhadap anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar