Minggu, 21 Juli 2019

Cara Tanam Tomat Secara Hidroponik


Cara Tanam Tomat Secara Hidroponik


Sistem menanam tomat, Tomat termasuk tanaman sayuran dalam family Solanaceae. Tanaman tomat banyak ditanam di dataran tinggi, dataran sedang ataupun dataran rendah. Tomat termasuk tanaman semusim yang berumur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat dapat berkembang di segala media, mulai dari ditanam di lahan sawah, lahan tegal, lahan pekarangan, bahkan untuk kepemilikan lahan yang terbatas. Budidaya tanaman tomat bisa dikerjakan dengan metode Tanaman Buah Dalam Pot (Tabulampot) maupun dengan sistem tanaman hidroponik, dan yang membedakannya merupakan pada media yang diterapkannya.

Tomat malahan ditanam dalam skala kecil, menengah dan malah dalam skala besar di Indonesia. Meskipun dalam skala yang berbeda, tapi sistem menanam tomat tetap saja sama. Menanam tomat bagi sebagian orang merupakan salah satu kepuasan tersendiri, apalagi kalau tomat yang ditanam bisa berbuah dengan lebat.

Tomat adalah salah satu sayuran yang cukup menjanjikan untuk market Indonesia. Meskipun harga tomat di Indonesia naik turun, tapi iklim Indonesia yang memang sungguh-sungguh layak untuk membudidayakan tomat membikin para petani di Indonesia terus membudidayakan tomat.

Pada sistem menanam tomat dalam pot (sistem tabulampot) lebih banyak mengaplikasikan media pupuk sangkar yang kemudian dimasukkan ke dalam pot dan benih tomat ditanam padahal untuk media tanam hidroponik lebih banyak menggunakan peran air sebagai media yang dikasih gizi khusus supaya budidaya hidroponik tomat hal yang demikian dapat menerima hasil yang memuaskan. Dan bagi penggemar budidaya hidroponik sayuran, tomat yaitu salah satu pilihan untuk dibudidayakan



 

Metode Menanam Tomat

Tahap Pembibitan

Sebelum menanam tomat pada media yang telah disediakan, ada pantasnya bila Anda mempersiapkan benih unggul untuk mulai mengerjakan pembenihan. Jangan lupa juga untuk menyemai benih apabila telah menonjol kecambahnya dan pisahkanlah bibit bila telah berukuran kira-kira 3cm.

Tahap Penanaman

seandainya bibit telah siap tanam, maka Anda dapat memindahkan benih pada media tanam yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tanamlah tomat dalam kondisi tegak sempurna agar tomat tidak tumbuh condong atau berat sebelah.

Setelah dipindahkan, siramlah tanaman tomat secara terjadwal pada pagi dan sorea hari dengan menggunakan air yang dicampur dengan urea. Untuk pekan-pekan pertama penanaman tomat sebaiknya dihindarkan dari cahaya sang surya seketika agar tidak cepat layu.

Tahap Perawatan

Untuk permasalahan perawatan, penyiraman bisa dilaksanakan secara terencana minimal dua kali sehari, yakni pada pagi hari dan pada sore hari. Disarankan untuk tak berlebihan ketika melaksanakan penyiraman.

Dalam hal pemupukan, sebaiknya jangan menaburkan pupuk langsung ke tanaman, namun diberi jarak kurang lebih 5cm-10cm dari batang tanaman. Pemberian pupuk dikerjakan tiap-tiap 2 minggu sekali.

Anda juga dapat menjalankan pemusnahan hama dengan menyemprotkan pestisida, tetapi jangan berlebihan karena akan berimbas buruk bagi kualitas buah tomat yang diwujudkan.

Sebagai tambahan referensi kepada anda, di bawah ini kami sertakan ebook tutorial sistem menanam tomat :

  1. Ebook Teknik Budidaya Tomat, download disini.

  2. Ebook panduan cara menanam tomat metode hidroponik, download disini.


Lihat juga :



Jual Bibit Tomat Murah

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar